Puasa diambil dari Bahasa Sansekerta yang merupakan terjemahan dari ash-shaum yang berarti menahan diri. Kelemahan terbesar manusia adalah sulit menahan diri. Hal ini dilambangkan oleh kisah kakek buyut kita yaitu Adam As yang dimuat di dalam al-Baqarah 35 di bawah ini:
Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini. yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim”.
Adam As beserta isterinya telah mendapat kenikmatan yang luar biasa di surga tapi tetap tidak dapat menahan diri untuk mendekati sebuah pohon larangan. Ini menunjukkan manusia memiliki sifat serakah.
Keberhasilan puasa tidak ditentukan oleh lapar atau kenyangnya perut kita, sebab boleh-boleh saja kita kenyang saat puasa karena kita lupa makan dan itu tidak membatalkan puasa. Tapi yang penting di dalam puasa adalah dilaksanakan dengan penuh “imanan wahtisaban” yaitu dengan penuh keyakinan pada Allah Swt dan selalu introspeksi. Dengan introspeksi maka kita dapat menemukan kesalahan-kesalahan yang telah lalu sehingga tidak akan mengulangi di kemudian hari. Oleh karena itu ketika puasa dianjurkan banyak tafakkur, i'tikaf atau duduk termenung di dalam masjid dan menjalankan salat malam atau tarawih.
Sabtu, 22 Agustus 2009
Kandang kambing atau kandang harimau?
Pilih mana: Masuk ke kandang kambing atau kandang harimau?
Bagi kebanyakan orang bisa dimaklumi kalau memilih masuk ke kandang kambing, sebab biasanya manusia memilih resiko terkecil sehingga aman bagi keselamatannya.
Tapi jika pertanyaan tersebut diberikan kepada Son Goku yang sangat sakti, tentu saja jawabannya: “Terserah mau yang mana saja!”. Sebab Son Goku sangat sakti, dia memiliki pukulan Kamehameha yang mampu menghancurkan 100 harimau sekaligus. Apalagi kalau dia sudah berubah menjadi Super Seiya, maka menghadapi 10.000 harimau sekaligus tidak masalah baginya.
Tapi bagi manusia kebanyakan, jangankan menghadapi 1 harimau, menghadapi 1 kecoa aja sudah pusing 7 keliling.
Masalah akan bisa dihadapi dengan baik apabila kita memiliki kemampuan. Untuk menghadapi masalah-masalah besar maka kita juga harus memiliki kemampuan yang besar pula. Maka tingkatkanlah terus kemampuan anda supaya siap menghadapi masalah-masalah besar.
Selamat berkarya, Merdeka!!!
Bagi kebanyakan orang bisa dimaklumi kalau memilih masuk ke kandang kambing, sebab biasanya manusia memilih resiko terkecil sehingga aman bagi keselamatannya.
Tapi jika pertanyaan tersebut diberikan kepada Son Goku yang sangat sakti, tentu saja jawabannya: “Terserah mau yang mana saja!”. Sebab Son Goku sangat sakti, dia memiliki pukulan Kamehameha yang mampu menghancurkan 100 harimau sekaligus. Apalagi kalau dia sudah berubah menjadi Super Seiya, maka menghadapi 10.000 harimau sekaligus tidak masalah baginya.
Tapi bagi manusia kebanyakan, jangankan menghadapi 1 harimau, menghadapi 1 kecoa aja sudah pusing 7 keliling.
Masalah akan bisa dihadapi dengan baik apabila kita memiliki kemampuan. Untuk menghadapi masalah-masalah besar maka kita juga harus memiliki kemampuan yang besar pula. Maka tingkatkanlah terus kemampuan anda supaya siap menghadapi masalah-masalah besar.
Selamat berkarya, Merdeka!!!
Kamis, 13 Agustus 2009
Kamis, 06 Agustus 2009
Puasa Melatih Kejujuran
Para jama’ah Blog yang dirahmati Allah..
Perintah puasa dimuat dalam al-Baqarah 183 berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. Secara mudah dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa tujuan puasa adalah agar menjadi taqwa.
Taqwa intinya adalah mengingat Allah dan tumbuhnya kesadaran bahwa kita tidak pernah lepas dari pantauan Allah seperti yang ditulis dalam al-Hadiid ayat 4 bahwa “Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”. Dengan kesadaran ini maka diharapkan akan tumbuh budi pekerti luhur atau akhlaqul karimah karena manusia taqwa selalu diawasi oleh Yang Maha Kuasa.
Ibadah Puasa yang sebentar lagi kita kerjakan sangat erat dengan kesadaran selalu diawasi oleh Allah karena puasa adalah ibadah yang bersifat pribadi. Agak berbeda dengan shalat, zakat, dan haji. Kalau ketiga amalan yang terakhir tersebut dapat dilihat dengan mata telanjang, tapi puasa tidak bisa. Seseorang mencuri minum seteguk saja ketika mandi tidak akan bisa diketahui oleh orang lain, padahal perbuatan tersebut sudah membatalkan puasa. Sehingga orang yang berpuasa dilatih untuk bertanggung jawab dan jujur.
Yaitu jujur pada Allah dan dirinya sendiri. Dengan puasa diharapkan akan terwujud insan yang dapat berlaku jujur termasuk jujur kepada sesamanya.
Perintah puasa dimuat dalam al-Baqarah 183 berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. Secara mudah dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa tujuan puasa adalah agar menjadi taqwa.
Taqwa intinya adalah mengingat Allah dan tumbuhnya kesadaran bahwa kita tidak pernah lepas dari pantauan Allah seperti yang ditulis dalam al-Hadiid ayat 4 bahwa “Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”. Dengan kesadaran ini maka diharapkan akan tumbuh budi pekerti luhur atau akhlaqul karimah karena manusia taqwa selalu diawasi oleh Yang Maha Kuasa.
Ibadah Puasa yang sebentar lagi kita kerjakan sangat erat dengan kesadaran selalu diawasi oleh Allah karena puasa adalah ibadah yang bersifat pribadi. Agak berbeda dengan shalat, zakat, dan haji. Kalau ketiga amalan yang terakhir tersebut dapat dilihat dengan mata telanjang, tapi puasa tidak bisa. Seseorang mencuri minum seteguk saja ketika mandi tidak akan bisa diketahui oleh orang lain, padahal perbuatan tersebut sudah membatalkan puasa. Sehingga orang yang berpuasa dilatih untuk bertanggung jawab dan jujur.
Yaitu jujur pada Allah dan dirinya sendiri. Dengan puasa diharapkan akan terwujud insan yang dapat berlaku jujur termasuk jujur kepada sesamanya.
Kamis, 30 Juli 2009
Hati-hati Membuat Penilaian
Paijo berkata: "Temon itu orang baik, dia suka berbuat sosial".
Blonthang menyanggah: "Nggak gitu, Jo. Dia melakukan hal itu supaya mendapat sanjungan. Saya sudah hafal sekali dengan kelakuannya. Dia khan temanku sejak kecil".
Dari ketiga orang tersebut, siapa yang layak diwaspadai? Paijo, Temon, atau Blonthang?
Menurut saya, Blontank adalah orang yang layak diwaspadai sebab penilaian yang baik akan keluar dari mulut orang baik, sedangkan penilaian kotor keluar dari orang kotor. Maka hati-hatilah dalam membuat penilaian.
Di dalam al-Qur'an surah Al-Hujuraat ayat 11 juga disebutkan, "Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) ... "
Mengolok-olok dengan menjelek-jelekkan sama kah?
Blonthang menyanggah: "Nggak gitu, Jo. Dia melakukan hal itu supaya mendapat sanjungan. Saya sudah hafal sekali dengan kelakuannya. Dia khan temanku sejak kecil".
Dari ketiga orang tersebut, siapa yang layak diwaspadai? Paijo, Temon, atau Blonthang?
Menurut saya, Blontank adalah orang yang layak diwaspadai sebab penilaian yang baik akan keluar dari mulut orang baik, sedangkan penilaian kotor keluar dari orang kotor. Maka hati-hatilah dalam membuat penilaian.
Di dalam al-Qur'an surah Al-Hujuraat ayat 11 juga disebutkan, "Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) ... "
Mengolok-olok dengan menjelek-jelekkan sama kah?
Senin, 27 Juli 2009
Mari Berkarya
Ini bukan iklan partai politik tapi himbauan yg keluar dari lubuk hati terdalam.
Ceritanya begini, kisah ini ditulis di dalam buku Shifu Yonathan yg berjudul 36 Kebijaksanaan SGQX kalau gak salah di Bab 4 berjudul Demi Uang (2).
Kisah tsb menceritakan 2 orang sahabat yg satu sukses yg satunya tetap menjadi gembel.
Kisah bermula dari perjumpaan mereka di rel kereta api. Saat itu segerombolan pekerja rel kereta api sedang bekerja membetulkan rel yg rusak. Kemudian melintas kereta api dgn perlahan sekali. Dari dalam kereta melongok kepala seorang bos kereta menyapa salah seorang pekerja rendahan. Mereka tampak akrab, malahan bos sempat turun untuk bercakap-cakap dgn pegawai rendahan tersebut.
Teman2 pekerja rendahan yg lain terheran-heran melihat peristiwa tersebut.
Setelah bos tersebut pergi bersama kereta api, teman2 yang laen bertanya pada pegawai yg saling bertegur sapa tadi.
“Dia siapa?” tanya teman2. “Dia temanku, 26 tahun yang lalu kami sahabat dan kami sama-sama bekerja di rel ini”. Teman2 heran, “Tapi kenapa dia bisa sukses memiliki perusahaan kereta api sedangkan kamu tetap menjadi pekerja rendahan?”.
“Saya bekerja demi uang, sedangkan dia bekerja demi rel ini”… kata pegawai tadi.
Ceritanya begini, kisah ini ditulis di dalam buku Shifu Yonathan yg berjudul 36 Kebijaksanaan SGQX kalau gak salah di Bab 4 berjudul Demi Uang (2).
Kisah tsb menceritakan 2 orang sahabat yg satu sukses yg satunya tetap menjadi gembel.
Kisah bermula dari perjumpaan mereka di rel kereta api. Saat itu segerombolan pekerja rel kereta api sedang bekerja membetulkan rel yg rusak. Kemudian melintas kereta api dgn perlahan sekali. Dari dalam kereta melongok kepala seorang bos kereta menyapa salah seorang pekerja rendahan. Mereka tampak akrab, malahan bos sempat turun untuk bercakap-cakap dgn pegawai rendahan tersebut.
Teman2 pekerja rendahan yg lain terheran-heran melihat peristiwa tersebut.
Setelah bos tersebut pergi bersama kereta api, teman2 yang laen bertanya pada pegawai yg saling bertegur sapa tadi.
“Dia siapa?” tanya teman2. “Dia temanku, 26 tahun yang lalu kami sahabat dan kami sama-sama bekerja di rel ini”. Teman2 heran, “Tapi kenapa dia bisa sukses memiliki perusahaan kereta api sedangkan kamu tetap menjadi pekerja rendahan?”.
“Saya bekerja demi uang, sedangkan dia bekerja demi rel ini”… kata pegawai tadi.
Rabu, 22 Juli 2009
Hati-hati Dengan Angka
Seorang pemuda yang baru diterima bekerja di pabrik paku keling, merasa lesu dan tidak bersemangat. Tugas yang diterimanya dirasa sangat berat yaitu membuat 20.000 paku keling dalam sehari. Setelah seminggu bekerja dia merasa tidak tahan kemudian menghadap pimpinannya untuk minta ijin berhenti.
“Saya tidak sanggup lagi bekerja di sini, tugas saya terlalu berat”, kata pemuda itu.
“Bagaimana kalau 1 paku keling saja dalam 1 detik”, pimpinannya menawar.
“Oke, saya akan mencobanya”, kata pemuda itu tertantang.
Ternyata setelah seminggu berjalan, pemuda tersebut tetap bersemangat dan tidak nampak akan mengundurkan diri dari perusahaan paku keling tersebut. Padahal pilihan kedua sebenarnya lebih berat, 1 paku keling dalam 1 detik artinya 25.200 paku keling dalam sehari, kalau misalnya sehari ada 7 jam kerja. Tapi pekerjaan tersebut tetap dinilai ringan sebab yang dibayangkan adalah angka 1, bukan angka 20.000.
Seorang ahli bisnis bisa memanfatkan angka-angka untuk memotivasi anak buahnya, bahkan bisa juga untuk menghancurkan seseorang.
Kalau hendak menggapai tujuan yang besar, gunakan sasaran antara yang kecil-kecil agar semangat tidak terkikis atau bahasa Jawanya “awang-awangen”.
(Dari 36 Kebijaksanaan SGQX)
“Saya tidak sanggup lagi bekerja di sini, tugas saya terlalu berat”, kata pemuda itu.
“Bagaimana kalau 1 paku keling saja dalam 1 detik”, pimpinannya menawar.
“Oke, saya akan mencobanya”, kata pemuda itu tertantang.
Ternyata setelah seminggu berjalan, pemuda tersebut tetap bersemangat dan tidak nampak akan mengundurkan diri dari perusahaan paku keling tersebut. Padahal pilihan kedua sebenarnya lebih berat, 1 paku keling dalam 1 detik artinya 25.200 paku keling dalam sehari, kalau misalnya sehari ada 7 jam kerja. Tapi pekerjaan tersebut tetap dinilai ringan sebab yang dibayangkan adalah angka 1, bukan angka 20.000.
Seorang ahli bisnis bisa memanfatkan angka-angka untuk memotivasi anak buahnya, bahkan bisa juga untuk menghancurkan seseorang.
Kalau hendak menggapai tujuan yang besar, gunakan sasaran antara yang kecil-kecil agar semangat tidak terkikis atau bahasa Jawanya “awang-awangen”.
(Dari 36 Kebijaksanaan SGQX)
Langganan:
Postingan (Atom)