Selasa, 30 Juli 2013

Pelatihan Pembuatan Pesawat Aeromodelling Jenis RC Berbahan Komposit


Bagi Rekan-Rekan yang membutuhkan pelatihan pembuatan Pesawat Aeromodelling jenis RC berbahan komposit, silakan menghubungi kami. 

Materi pelatihan antara lain:
- Pengertian dan pengenalan alat dan bahan komposit. 
- Pembuatan cetakan fuselas dan wing
- Pembuatan fuselas dan wing dengan teknik vakum
- Perakitan wing secara sandwich
- Teknik laminasi. 


Pelatihan dilaksanakan selama 5 hari.
 
Bagi peserta di akhir pelatihan akan diberikan mamo (master molding) pesawat aeromodelling, fuselas dari komposit, catakan stabilo, dan kayu balsa yang sudah dilaminating.
Pelatihan akan diselenggarakan di Lab Aerodinamika STT Adisutjipto Yogya Jl Janti blok R lanud Adisutjipto DIY. 
Informasi lebih lanjut hubungi: Moh. Ardi Cahyono. No HP 08170230343 e-mail: total_sacrifice@yahoo.com

Rabu, 30 November 2011

The Occurrence of Lift Force

Aircraft are most concerned vehicle to the lift force.
Aerodynamics force caused by air across the aerofoil. Lift force, including part of the aerodynamics force. Airfoil is the cross section of aircraft wings. Air when passing the airfoil is shown in the figure below.
Air trajectories when moving through the airfoil is shown in the picture above. The air over the airfoil moves faster than the air under the airfoil because of the air over the airfoil travel longer distances with the same time with the air under the airfoil. Bernoulli equation is as follows: p + ro * g * h +0.5 * ro * V ^ 2 = constant. Assuming h above and below the airfoil equal value, in order to obtain the air pressure below the airfoil will be greater than the air pressure above the airfoil.

How to Production of Aircraft Out Hand Launched Glider (OHLG)

In the world of Aeromodelling, the simplest aircraft called OHLG aircraft. This aircraft without engine as shown in the image below.
Figure 1: Aircraft OHLG. 

This type of aircraft flown by the way was thrown by hand and then flew the aircraft according to the character and nature at the time the aircraft was flown. How to fly this aircraft as shown in the figure below.
Figure 2: How Flying Aircraft OHLG. 

This aircraft is made of material that is very lightweight and strong enough that Balsa wood. Balsa wood can be obtained at stores that sell equipment Aeromodelling. How to manufacture aircraft OHLG is as follows. Wing shaped like the image below.
Figure 3: Top View from the Wing. 

Aerofoil is a cross-section of the wing. Leading edge (LE) is the foremost point of the aerofoil. Trailing edge (LE) is the rearmost point of the aerofoil. Chord line is a straight line that connects between the LE and TE.

Maximum thickness is 30% of the LE indicated by dashed lines. Aspect Ratio (AR) is a wing slenderness factor. AR at OHLG aircraft by 5 to 12. While the AR in an aircraft that is controlled by radio (Radio Controlled RC Airplanes) by 7 to 10.

The formula is the aspect ratio AR = b ^ 2 / S where b is the wingspan or the distance between the wingtip to the other wing on wing. S is the area of the wing. To determine S with trapezoidal approach below.
Figure 4: Trapezoid. 

From the picture above then S is calculated using the equation S = (a + b) * t / 2
Figure 5: Aerofoil. 

Aerofoil made like Figure 5 above. Maximum thickness is 30% of LE. Aerofoil shape is so determining the ability of aircraft to generate lift force.
Figure 6: Balsa Hardware mounted on LE. 

In the LE along the wing should be used Balsa wood is Hard as shown in figure 6. Installation of Hard Balsa done before making wing. Hard Balsa fitting ends on the wing during flight to the amplifier so that the plane is not easily damaged because of collision with hard objects.

Next enter the stage of manufacture of the fuselage. The fuselage is made of Balsa wood is hard and shaped like the image below.
Figure 7: Body Aircraft OHLG. 

The distance the nose to the LE of the wing chord. Fuselas length of 5.25 multiplied by the wing chord.

Then create a stabilo and fin. Stabilo is the horizontal tail while fin is the vertical tail. Stabilo and fin are made following the instructions below.
Figure 8: Stabilo and Fin. 

Stabilo wingspan of 33.3% of the wingspan. Stabilo chord of 75% of wing chord. Wide fin 33.3% of the stabilo area as shown in figure 8 (shaded part).
Figure 9: Gap between Wing and Stabilo.

Installation of a stabilo on the body with a gap between the wing and the stabilo around 1.5 to 2 cm.

The next step is mounting the amplifier on the wing. The purpose of this amplifier installation so that the wing is not damaged when it made the flight.
Figure 10: The amplifier on the Wing. 

Amplifier installation done under the wing surface as shown in Figure 10. Direction of the wing amplifier fiber that is parallel to the fuselage.
Figure 11: Installation of Aircraft fin. 

Installation of an aircraft fin as shown in Figure 11. In this way more easily in moving the rudder and elevator. To get the aircraft's outer skin silky smooth refinement performed. Smoothing using a plastic that is dissolved using a solvent of plastic. Usually plastic solvent that is used branded Herin. Smoothing is done like painting wood and sanding step is then performed.

The next step considers the aircraft to determine the location of the center of mass or center of gravity (cg). This step is often called the Weight and Balance (WAB). WAB goal to get the cg location as far as 30% of TE as shown in Figure 12. Weight settings by adding a thin metal on the nose of this plane.
Figure 12: Position c.g against TE.

Jumat, 18 November 2011

Apa arti 0,01 detik?

Tanyakan pertanyaan di atas pada Pelari yang mendapat Medali Perak pada perlombaan Lari 100 meter. Dia yang paling mengerti jawabannya. Hanya gara-gara 0,01 detik dia akhirnya kalah dan hanya mendapatkan Medali Perak. Misalkan saja dia bisa berlari lebih cepat 0,01 detik saja, pasti dia akan mendapatkan Medali Emas. Sia-sia saja latihan selama bertahun-tahun. Pertanyaan di atas kalau ditanyakan pada orang kebanyakan mungkin tidak ada artinya, apalagi kalau ditanyakan pada pemalas yang sehari-hari hanya tidur melulu. Waktu itu meskipun sangat singkat tetap berharga. Jangan sia-siakan waktu.

Selasa, 15 November 2011

Renungan

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Guru tidak mesti harus lebih hebat dibanding muridnya. Tidak ada aturannya. Tapi mana mungkin Guru yg goblok akan melahirkan murid yang hebat? Walau kadang dalam Bahasa Jawa, ada murid yg "mletik" atau melakukan lompatan luar biasa. Tapi yg bisa mletik itu paling prosentasenya kecil sekali di bawah 0,01 %. Guru yg tidak bisa Matematika, mana mungkin muridnya ahli Matematika. Guru yg tidak mampu berwirausaha, mana mungkin muridnya bisa ahli dalam wira usaha. Guru yang tidak pernah bertarung di kancah Internasional, mana mungkin muridnya mampu bersaing di Dunia Global. Ah... ini hanya renungan, berarti tugasku masih banyak.

Sabtu, 12 November 2011

Palapa Oath

From now on, I try to be diligent to write here.

Selasa, 01 September 2009

Cara Hadapi Boss


Dari teman: guslim308@yahoo.com

Tips menghadapi boss yang menyebalkan :

1. Jangan biarkan Boss yang menyebalkan bisa mempengaruhi suasana hati Anda. Tetap positif dan sikap apapun dari Boss akan menjadi lebih mudah untuk ditangani.

2. Diskusikan masalah ini dengan orang terdekat Anda, teman ataupun keluarga. Anda perlu berbagi mereka karena sharing itu pun juga bersifat terapi. Keluarga atau teman dekat dapat mendukung serta membantu Anda melalui hari-hari yang paling sulit di tempat kerja.

3. Jika Boss anda memberikan kritikan yang tidak perlu atau bahkan tidak adil, kadang mudah sekali Anda terlarut dalam debat kusir dengannya. Biasanya konfrontasi seperti ini merupakan cerminan pribadi bos anda yang buruk (insecurity) . Jadi lebih baik Anda hindari perdebatan seperti ini terutama tentang siapa yang benar atau salah. Langsung saja dengan membahas solusinya dengan sikap tenang.

4. Ambil cuti jika masalah ini mulai membuat Anda stress, sama seperti yang akan Anda lakukan jika Anda sakit secara fisik (demam,flu, dll). Karena stress juga akan berdampak terhadap kesehatan jiwa anda (depresi).

5. Hindari melapor atau mengadu ke Bos-nya Boss. Kemungkinan besar mereka akan mendukung atasan Anda dan ini bisa menyebabkan masalah lebih besar lagi. Lebih baik jalin hubungan baik dengan senior di perusahaan Anda, tetapi diluar rantai komando (beda department/divisi) . Mereka biasanya akan lebih obyektif .

6. Jika Boss menyerang Anda secara tidak rasional, minta dia untuk menjelaskan ulang. Ini akan membantu Boss Anda untuk bisa memahami kekurangan dalam argumennya atau mungkin mendapat pemahaman lain dari sudut pandang anda.

7. Berbicara dengan teman dan rekan di tempat kerja. Cari tahu apakah mereka menerima perlakuan yang sama dan apakah mereka setuju bahwa itu tidak adil. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah hal ini berlaku kepada anda secara khusus atau bos berlaku tidak adil kepada semua orang.

8. Jangan bawa pekerjaan pulang. Ingat, boss anda hanya membayar waktu bekerja anda di kantor, bukan di rumah. Mereka tidak memiliki hak atas waktu senggang Anda di rumah.

Tetap Semangat!